Minggu, 21 April 2024

Review Artikel : Asesmen Critical Thinking

 Reviewer : Jamiatul Ummah

EFEKTIVITAS INSTRUMEN ASESMEN MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING PADA PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Eka Yuli Sari Asmawati, Undang Rosidin, Abdurrahman

Sumber : Klik Disini

Tujuan Penelitian :

Jumat, 12 April 2024

Review Artikel : Assesment Problem Solving

 Reviewer : Jamiatul Ummah

Pengembangan Asesmen Hots (Higher Order Thinking Skills) Untuk Mengukur Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Pada Materi Hukum Newton

Nofrina Maulani, Suharto Linuwih, Sulhadi Sulhadi


Novelty : Penelitian ini memiliki kebaruan dalam pengembangan instrumen asesmen Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah fisika berdasarkan Hukum Newton. Dengan fokus pada kemampuan siswa dalam menerapkan konsep fisika dalam situasi pemecahan masalah konkret, penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam evaluasi pembelajaran fisika. Metode eksperimen one-shot case study digunakan dalam pengujian validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran soal yang dikembangkan, menunjukkan pendekatan evaluasi yang inovatif. Selain itu, penggunaan software IBM SPSS Statistic Data Editor 22 dalam analisis validitas soal juga menandai kebaruan teknologi yang diterapkan dalam penelitian ini. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi berharga dalam pengembangan instrumen asesmen yang dapat mengukur kemampuan siswa dalam pemecahan masalah fisika dengan lebih akurat dan efektif.

Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen asesmen Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah fisika siswa berdasarkan Hukum Newton. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan evaluasi pembelajaran fisika dengan fokus pada kemampuan siswa dalam menerapkan konsep fisika dalam situasi pemecahan masalah yang nyata. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran soal yang dikembangkan dalam instrumen asesmen HOTS tersebut. Dengan demikian, tujuan utama penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan instrumen asesmen yang lebih efektif dan akurat dalam mengukur kemampuan pemecahan masalah fisika siswa.

Latar Belakang : Penelitian ini dilakukan karena adanya kebutuhan untuk mengembangkan instrumen asesmen yang dapat mengukur kemampuan pemecahan masalah fisika siswa berdasarkan Hukum Newton dengan pendekatan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran fisika, terutama dalam konteks pemecahan masalah yang memerlukan pemahaman konsep yang mendalam. Dengan adanya fokus pada kemampuan pemecahan masalah fisika, penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan instrumen asesmen yang dapat secara efektif mengukur kemampuan siswa dalam menerapkan konsep fisika dalam situasi pemecahan masalah yang nyata. Selain itu, penelitian ini juga dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pendekatan evaluasi yang inovatif dan akurat dalam mengukur kemampuan siswa dalam konteks HOTS. Dengan menggunakan metode eksperimen one-shot case study dan teknologi analisis data melalui software IBM SPSS Statistic Data Editor 22, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi baru dalam pengembangan instrumen asesmen yang relevan dan dapat diandalkan dalam mengukur kemampuan pemecahan masalah fisika siswa. Oleh karena itu, latar belakang penelitian ini mencerminkan upaya untuk meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran fisika melalui pengembangan instrumen asesmen yang sesuai dengan tuntutan pendidikan kontemporer yang menekankan pada keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kemampuan pemecahan masalah

Metode Penelitian : Metode dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Pengembangan yang dilakukan adalah pengembangan instrumen asesmen Hukum Newton untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah fisika. Soal dilakukan uji ahli terlebih dahulu sebelum dilakukan uji coba soal. Uji coba soal ini diterapkan pada 3 kelas dengan metode eksperimen bentuk desain one-shot case study. Subjek uji coba soal adalah kelas X SMAN 5 Semarang. Uji coba soal digunakan untuk menghitung nilai validitas soal yang berjumlah 15 butir soal, reliabilitas soal, daya pembeda soal, dan tingkat kesukaran soal.

Hasil Penelitian : Penelitian ini berhasil mengembangkan instrumen asesmen Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah fisika berdasarkan Hukum Newton. Hasil validitas soal menunjukkan tingkat validitas yang memadai, dengan beberapa soal masuk dalam kategori cukup, tinggi, dan sangat tinggi. Reliabilitas instrumen juga tinggi, menunjukkan kepercayaan yang baik dalam pengukuran kemampuan siswa. Instrumen ini terdiri dari soal pilihan ganda beralasan dengan tiga kategori soal yang mencakup kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan solusi. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan instrumen asesmen yang efektif untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah fisika siswa dengan pendekatan HOTS.

Minggu, 31 Maret 2024

Review Artikel : Asesmen Miskonsep Siswa

 Four Tier-Magnetic Diagnostic Test (4T-MDT): Instrumen Evaluasi Medan Magnet Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa




Novelty :


Tujuan Penelitian :
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan instrumen 4 Tier-Magnetic Diagnostic Test (4T-MDT) dalam mengidentifikasi miskonsepsi pada siswa. Penelitian ini R & D dengan 4D model.

Latar Belakang :
Tingginya Tingkat Miskonsepsi: Materi medan magnet merupakan salah satu materi yang seringkali menyebabkan miskonsepsi pada siswa SMA Kelas XII. Miskonsepsi ini dapat menghambat pemahaman konsep fisika secara keseluruhan. Oleh karena itu, perlu adanya instrumen evaluasi yang dapat mengidentifikasi miskonsepsi siswa secara lebih detail .

Keterbatasan Instrumen Evaluasi: Instrumen evaluasi yang sudah ada mungkin belum cukup efektif dalam mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi medan magnet. Dengan demikian, pengembangan instrumen evaluasi yang lebih spesifik dan inovatif diperlukan untuk membantu guru dalam mengatasi masalah miskonsepsi siswa .

Kontribusi terhadap Pendidikan Fisika: Penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan fisika dengan menyediakan instrumen evaluasi yang dapat membantu meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi medan magnet. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta pembelajaran yang lebih efektif dan efisien dalam mengatasi miskonsepsi siswa 

Metode Penelitian :
Jenis penelitian ini yaitu Research & Development (R&D) untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan instrumen 4T-MDT untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada materi medan magnet, dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, tahap design, tahap development, dan dissemination. Instrumen penelitian ini adalah lembar instrumen 4T-MDT dan lembar kelayakan instrumen 4T-MDT. Setelah instrumen divalidasi oleh para ahli, instrumen 4T-MDT kemudian diuji coba kelas kecil sebanyak 36 siswa SMA Negeri 4 Semarang. Data tersebut diolah untuk menentukan analisis butir instrumen 4T-MDT pada validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda soal. Hasil data dianalisis oleh uji validitas product moment. 

Hasil Penelitian :
Instrumen 4T-MDT yang dikembangkan mendapatkan persentase ratarata validasi sebesar 84%. Hasil uji coba sebanyak 15 item soal instrumen yang memiliki validitas yang tinggi, reliabiltas yang tinggi, daya beda yang baik, dan tingkat kesukaran yang baik. Sehingga dapat digunakan untuk mengetahui profil miskonsepsi fisika siswa pada materi medan magnet.  Instrumen 4T-MDT mampu memetakan konsepsi pada materi medan magnet dan 4T-MDT ini dapat digunakan sebagai alternatif instrumen dalam melakukan evaluasi pada pembelajaran fisika untuk mengurangi miskonsepsi fisika pada siswa. 

Esei Kecil : SCIENTIFIC REASONING ASSESSMENT

  SCIENTIFIC REASONING ASSESSMENT Konfografis Biru Ilustratif Gerhana Bulan Infografis Pendidikan oleh Jamiatul Ummah