Minggu, 26 November 2023

Kamis, 23 November 2023

Review Artikel : MANOVA DUA JALUR (Prasyarat Analisis & Non Parametrik)

The Influence of Contextual Approach on the Mathematical Understanding and Communication Abilities as seen from Students' Initial Mathematical Abilities 

Tujuan Penelitian :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pendekatan kontekstual terhadap pemahaman matematis dan kemampuan komunikasi siswa, berdasarkan kemampuan matematis awal mereka. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan awal matematis terhadap pemahaman matematis dan keterampilan komunikasi siswa. Selain itu, penelitian ini juga bermaksud untuk memberikan rekomendasi terkait penggunaan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika dan pembentukan kelompok secara heterogen untuk membantu siswa dengan kemampuan matematis awal yang rendah.

Latar Belakang :
Latar belakang dari artikel ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pendekatan kontekstual terhadap pemahaman matematis dan kemampuan komunikasi siswa, berdasarkan kemampuan matematis awal mereka. Penelitian ini dilakukan karena pentingnya memahami bagaimana pendekatan pembelajaran dapat memengaruhi kemampuan siswa dalam memahami dan mengkomunikasikan konsep matematika. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengeksplorasi apakah interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan awal matematis memiliki pengaruh terhadap pemahaman matematis dan keterampilan komunikasi siswa. Dengan demikian, latar belakang artikel ini memberikan dasar yang kuat untuk penelitian lebih lanjut dalam pengembangan pendekatan pembelajaran matematika yang efektif.

Metode Penelitian :
Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode quasi eksperimen dengan teknik non-random sampling. Penelitian dilaksanakan di MTs Swasta Al Ihsan Kota Serang pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020. Pembelajaran dilaksanakan selama 6 kali pertemuan, dengan 2 pertemuan untuk pretest dan post-test serta 4 pertemuan untuk proses pembelajaran di kelas kontrol dan eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di MTs, dengan sampel berjumlah 40 siswa dari kelas VIII MTs Swasta Al Ihsan. Setelah wawancara dengan guru matematika di sekolah tersebut, pembagian kelas eksperimen dan kelas kontrolnya menggunakan kelas yang telah ada .

Selain itu, penelitian ini menggunakan desain multivariat faktorial 2 × 2 atau desain Manova dua jalur dengan empat variabel penelitian, yaitu dua variabel terikat (kemampuan pemahaman matematis dan kemampuan komunikasi matematis) dan dua variabel bebas (pendekatan saintifik dan Kemampuan Awal Matematis (KAM)) . Uji Manova dua jalur digunakan untuk mengetahui pengaruh dan interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan awal matematis siswa terhadap kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis siswa .

Dalam penelitian ini, data pengelompokan dilakukan berdasarkan hasil tes KAM dengan pengambilan 27% dari urutan teratas untuk KAM tinggi dan 27% dari urutan terendah untuk KAM rendah. Hal ini dianggap cukup reliabel dan kontras menurut Naga .

Dengan demikian, penelitian ini menggunakan metode penelitian yang terperinci dan menggunakan desain Manova dua jalur untuk menganalisis pengaruh dan interaksi antara variabel-variabel yang diteliti 

Hasil Penelitian :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kemampuan pemahaman matematis dan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang menerima pendekatan kontekstual dan siswa yang menerima pendekatan saintifik. Analisis menggunakan statistik inferensial Manova dua jalur menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua pendekatan pembelajaran dalam memengaruhi kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis siswa (Mahalanobis Qi Sig., 0,905, 0,000 ). Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa dengan Kemampuan Awal Matematis (KAM) tinggi dan KAM rendah dalam kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis, terutama ketika diterapkan pendekatan kontekstual (Hipotesis Penelitian 1, 2 ). Namun, tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan KAM terhadap kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis, menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis hanya dipengaruhi oleh pendekatan pembelajarannya (Hipotesis Penelitian 1, 2 ).

Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman dan komunikasi matematis siswa, terutama pada siswa dengan KAM tinggi. Analisis menggunakan Manova dua jalur memberikan pemahaman yang mendalam tentang pengaruh variabel bebas (pendekatan pembelajaran dan KAM) terhadap variabel terikat (kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis) .

Novelty : 
Artikel ini memiliki kebaruan dalam mengkaji pengaruh pendekatan kontekstual terhadap pemahaman dan komunikasi matematis siswa berdasarkan kemampuan awal matematis mereka. Penelitian ini menggunakan desain Manova dua jalur yang belum banyak digunakan dalam konteks ini, sehingga memberikan kontribusi baru dalam pemahaman tentang interaksi antara pendekatan pembelajaran dan kemampuan awal matematis terhadap kemampuan pemahaman dan komunikasi matematis siswa . Selain itu, penelitian ini juga memberikan rekomendasi terkait penggunaan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika dan pembentukan kelompok secara heterogen untuk membantu siswa dengan kemampuan matematis awal yang rendah, yang dapat menjadi kontribusi penting dalam pengembangan strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif.

Sumber : Disini

Sabtu, 18 November 2023

Review Artikel : MANOVA Satu Jalur (Prasyarat Analisis dan Non Parametrik Relevan)

Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru terhadap Perkembangan Kognitif dan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun

Tujuan Penelitian :
Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengeksplorasi dan menunjukkan pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia 5-6 tahun di lembaga pendidikan anak usia dini. Artikel ini juga bertujuan untuk menyoroti pentingnya peran guru profesional dalam merancang dan melaksanakan program pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini. Selain itu, artikel ini juga bertujuan untuk memberikan kontribusi pada literatur mengenai pendidikan anak usia dini dengan menekankan pentingnya peran guru dalam memengaruhi perkembangan anak secara positif.

Latar Belakang :
Latar belakang penelitian ini mencakup pentingnya kompetensi pedagogik guru dalam memengaruhi perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini. Penelitian ini dilakukan karena masih banyak guru PAUD yang belum memenuhi standar minimal menjadi guru profesional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kompetensi pedagogik guru dengan perkembangan kognitif dan bahasa anak usia 5-6 tahun di lembaga pendidikan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional, dan instrumen penelitian yang digunakan meliputi angket, wawancara, dan observasi. Waktu pengumpulan data dilakukan pada semester 2 bulan April 2022.

Metode Penelitian :
Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini melibatkan analisis MANOVA satu jalur untuk menguji pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia 5-6 tahun di lembaga pendidikan anak usia dini . MANOVA digunakan untuk menguji kesamaan vektor variabel mean independen dalam kelompok yang berbeda, dengan variabel terikatnya adalah perkembangan kognitif dan bahasa, sedangkan variabel bebasnya adalah kompetensi pedagogik guru . Teknik analisis ini memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai hubungan antara kompetensi pedagogik guru dan perkembangan anak usia dini, sehingga memberikan kontribusi yang signifikan dalam literatur pendidikan anak usia dini. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji MANOVA satu jalur. Pertama, penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk mengevaluasi validitas butir soal dan keandalan instrumen penelitian. Uji validitas dilakukan dengan menggunakan person product moment, sementara uji reliabilitas menggunakan alpha cronbach. Hasil dari uji validitas dan reliabilitas ini digunakan untuk memastikan keandalan dan validitas instrumen penelitian . Selanjutnya, penelitian ini juga melakukan uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov untuk menentukan apakah data yang digunakan terdistribusi normal atau tidak. Uji homogenitas juga dilakukan untuk memastikan bahwa variabel terikat memiliki varians yang sama dalam setiap kategori kelompok. Uji statistik yang digunakan untuk mengetahui homogenitas varians adalah uji Levene’s Test of homogeneity of variance . Terakhir, penelitian ini menggunakan analisis MANOVA satu jalur untuk menguji pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia 5-6 tahun di lembaga pendidikan anak usia dini. MANOVA digunakan untuk menguji kesamaan vektor variabel mean independen dalam kelompok yang berbeda, dengan variabel terikatnya adalah perkembangan kognitif dan bahasa, sedangkan variabel bebasnya adalah kompetensi pedagogik guru . Dengan demikian, analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini mencakup serangkaian uji yang komprehensif untuk memastikan keandalan dan validitas data serta untuk menguji pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap perkembangan anak usia dini. Hasanah, I., Bachri, B. S., & Izzati, U. A. (2022).

Hasil Penelitian :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia 5-6 tahun di lembaga pendidikan anak usia dini. Hal ini menegaskan pentingnya peran guru profesional dalam merancang dan melaksanakan program pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan kognitif dan bahasa anak usia dini. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara kompetensi pedagogik guru dan perkembangan anak usia dini, serta menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini dalam mempengaruhi perkembangan anak secara positif. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam literatur pendidikan anak usia dini dan menyoroti pentingnya peran guru dalam memengaruhi perkembangan anak secara positif.

Novelty :
Artikel ini memiliki beberapa novelty yang signifikan:
Fokus Spesifik: Artikel ini memiliki novelty dalam fokus spesifiknya pada pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap perkembangan kognitif dan bahasa anak usia 5-6 tahun di lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur pendidikan anak usia dini dengan menyoroti pentingnya peran guru dalam memengaruhi perkembangan anak secara positif.
Metode Penelitian: Artikel ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimental dan analisis MANOVA satu jalur. Penggunaan metode ini memberikan kontribusi pada literatur penelitian dalam bidang pendidikan anak usia dini.
Kontribusi pada Literatur: Artikel ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai pendidikan anak usia dini dengan menekankan pentingnya peran guru dalam memengaruhi perkembangan anak secara positif. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara kompetensi pedagogik guru dan perkembangan anak usia dini, yang dapat menjadi landasan bagi penelitian lebih lanjut dalam bidang ini.
Dengan demikian, artikel ini memiliki novelty yang signifikan dalam fokusnya yang spesifik, metode penelitiannya, dan kontribusinya pada literatur pendidikan anak usia dini.

Sumber : Disini

Minggu, 05 November 2023

Review Artikel : Anava 2 (Prasyarat Analisis, Anava Dua Jalur, & Non Parametrik)

 

Pengaruh Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah  Terhadap Hasil Belajar Siswa Ditinjau dari Motivasi Belajar 

Tujuan Penelitian :
Tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis pemecahan masalah pada materi baris dan deret terhadap hasil belajar ditinjau dari motivasi belajar siswa

Latar Belakang :
Pada saat memecahkan permasalahan, siswa seringkali melakukan berbagai kesalahan. Salah satu kesulitan yang dialami siswa adalah kurangnya kemampuan dalam memahami soal yang diberikan sehingga kemampuan untuk merencanakan penyelesaian masalah pun kurang (Nurhayati & Bernard, 2019). Kenyataannya siswa dari berbagai umur, negara, era, jenjang manapun tidak akan terlepas dari kesalahan dalam penyelesaian masalah matematika (Gagatsis & Kyriakides, 2000; Khoshaim, 2018). Berdasarkan hasil pengamatan, guru dalam penelitian ini sering menerapkan model pembelajaran konvensional. Dalam model pembelajaran tersebut hanya berpusat pada guru yang melakukan ceramah, pemberian tugas, praktik dan latihan soal (Mulyatiningsih, 2011). Model pembelajaran ini seringkali menimbulkan kebosanan pada siswa karena mereka dituntut untuk menanggapi atau mencatat penjelasan dari guru saja, sehingga ini juga berdampak pada motivasi belajar siswa.

Medote Pemelitian :
Penelitian quasi eksperimen faktorial 23 dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan diuraikan secara deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Ma'arif NU Kajen. Sampel penelitian ini yaitu kelas X TKR 1 dan X TKR 2 yang jumlah siswanya masing-masing 36 siswa dan 37 siswa yang penentuan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Terdapat 2 kelas yaitu kelas X TKR 1 sebagai kelompok eksperimen, X TKR 2 sebagai kelompok kontrol.
Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (1) Uji Normalitas Kolmogrov-Smirnov, (2) Uji Homogenitas dengan Uji F, (3) Uji Nonparametrik dengan Rank Transform test (RT), (4) Uji hipotesis dengan uji anava dua jalur (twoway anova), dan (5) Uji Lanjut LSD (Least Significance Different).

Hasil Penelitian :
Data dianalisis berdasar pada data hasil belajar siswa dengan model pembelajaran berbasis pemecahan masalah dan model konvensional yang ditinjau dari motivasi belajar siswa. Data perolehan hasil belajar siswa kemudian dianalisis dengan uji nonparametric yang setara dengan uji anava dua jalur (two-way anova). Penggunaan uji nonparametrik ini dilakukan dengan Rank Transform test (RT) karena tidak memenuhi syarat seperti pada uji parametrik yaitu data berdistribusi normal dan bersifat homogen. Analisis data mulai dari prasyarat yaitu uji normalitas sampai uji lanjut dilakukan dengan bantuan software SPSS 26. Berikut tabel hasil pengelompokan motivasi siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol :
Hasil uji normalitas data hasil belajar siswa menggunakan rumus KolmogorovSmirnov sebagai berikut :
Pembelajaran berbasis pemecahan masalah (problem solving) pada materi baris dan deret tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, tetapi hasil belajar siswa dipengaruhi oleh tingkat motivasi belajar siswa karena semakin tinggi motivasi yang ada pada siswa maka berdampak pada hasil belajarnya yang semakin tinggi.
 
Novelty :
Pembelajaran berbasis pemecahan masalah (problem solving) pada materi baris dan deret tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa yang ditinjau dari motivasi belajar belum pernah dilakukan. Selama ini dalam pembelajaran matematika pada hasil belajar dan pemecahan masalah siswa hanya dilakukan dengan diskusi dan penerapan model pembelajaran saja.

Sumber : Disini

Kamis, 02 November 2023

Esei Kecil : Anova 1 (Prasyarat Analisis, Non Parametrik)

 Anava atau Analisis Varians (Analysis of Variance) adalah analisis dalam statistik inferensial yang sering digunakan dalam penelitian eksperimen. Anava dibedakan menjadi dua jenis yaitu Anava satu jalur dan Anava dua jalur. Anava satu jalur digunakan untuk membandingkan mean atau nilai rata-rata dari dua atau lebih kelompok yang independen. Anava dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan efek akibat pemberian suatu perlakuan kepada objek atau sistem yang menjadikannya berbeda dengan sebelum diberikan perlakuan. Tujuan lain dari penggunaan Anava sebagai uji statistik yaitu untuk menguji bagaimana perbedaan antara sejumlah rata- rata populasi dengan membandingkan nilai variansnya. Namun di blog akan dibahas lebih kepada avona 1, agar mempermudah pembaca maka disajikan dengan bentuk esei kecil sebagai berikut :

Salinan dari Red and Green Modern Black History Month Infographic oleh Jamiatul Ummah

Minggu, 29 Oktober 2023

Anava 1 : prasyarat analisis, anava satu jalur, dan non parametrik yang relevan

 Judul Artikel : PENERAPAN MODEL INQUIRI TERBIMBING BERBASIS SCAFFOLDING METAKOGNITIF UPAYA MENINGKATKAN DISPOSISI BERPIKIR REFLEKTIF MATEMATIS  BERDASARKAN TAHAPAN PERKEMBANGAN KOGNITIF  SISWA SMA 

Tujuan Penelitian: 

Untuk menemukan peningkatan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan model ITBSM lebih baik dari pada peningkatan disposisi berpikir reflektif matematis siswa yang memperoleh pembelajaran ekspositori ditinjau dari keseluruhan dan tahapan perkembangan kognitif (konkrit, transisi, formal). 

Untuk menemukan interaksi antara pembelajaran dengan model ITBSM dan tahapan perkembangan kognitif (konkrit, transisi, formal) terhadap disposisi berpikir reflektif matematis siswa  

Latar Belakang :

Terdapat sebagian besar siswa tidak dalam tingkat perkembangan yang sama (Slavin, 2008). Dari tingkat operasi konkrit hingga level operasi formal, siswa mengalami keterlambatan dalam fase transisi. Akibatnya siswa merasa kesulitan dalam memecahkan masalah matematika. Sebagian besar sekolah baik sekolah dasar dan sekolah menengah kurang menaruh perhatian pada tingkat berpikir siswa. (Rahman, Abdul; Ahmar, 2016). Sehingga berdasarkan masalah tadi, penulis merasa perlu untuk mengadakan penelitian lebih lanjut mengenai “Penerapan Model Inquiry Terbimbing Berbasis Scaffolding Metakognitif Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis (KBRM) Berdasarkan Tahapan Perkembangan Kognitif (TPK) Siswa SMA”. 

Metode Penelitian :

Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design, sedangkan teknik pengambilan sampelnya berupa Purposive Sampling  yang pelaksanaan penelitiannya di kelasX MIPA SMAN 1 Baros. Instrumen yang digunakan Test of Logical Thinking (TOLT) untuk mengukur kemampuan berpikir logis siswa dengan jumlah pertanyaan 64 butir yang di kelas ontrol dan eksperimen. Data Pretest dilihat pencapaian dan peningkatan KBRM dengan menggunakan N-gain. Sedangkan analisis data berupa deskriptif dan pengujian inferensialnya menggunakan uji prametrik anova satu jalur jika syarat terpenuhi dan jika tidak menggunakan uji statistik non parametrik uji mean whitney u dan kruskall wallis. 

hasil Penelitian :

Analisis data pretest dan postets  DBRM sesuai data berikut :

Sedangkan Analisis Inferensial N-gain DBRM 
Pengujian secara inferensial ini diperlukan prasyarat normalitas menggunakan Shapiro Wilk dan homogenitas menggunakan Levene Test, jika terpenuhi maka akan dilanjutkan pengujian secara parametrik yaitu anova satu jalur dan anova dua jalur, namun jika tidak terpenuhi maka akan diselesaikan dengan uji non parametrik yaitu Uji Mann Whitney U dan Uji Kruskall Wallis H. Berikut rangkuman hasil pengujian :
Dari Tabel 2. diatas dapat diamati untuk N-gain KBRM secara keseluruhan dan ditinjau berdasarkan tahapan perkembangan kognitif (TPK) berdistribusi normal dan homogen, sehingga pengujian dilanjutkan secara parametrik menggunakan anova dua jalur. Hipotesis statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah : 
Ho : tidak ada perbedaan nilai rata-rata N-gain DBRM untuk kelas eksperimen dengan pembelajaran model ITBSM dan kelas kontrol dengan pembelajaran ekspositori  
H1 : ada perbedaan nilai rata-rata N-gain DBRM untuk kelas eksperimen dengan pembelajaran model ITBSM dan kelas kontrol dengan pembelajaran ekspositori 

Novelty :

Selama ini penelitian yang telah dilakukan mengenai disposisi berpikir reflektif matematis (DBRM) dan kemampuan berpikir reflektif matematis (KBRM) serta pendekatan metakognitif (PM) telah beberapa kali dilakukan oleh Nindiasari diantaranya adalah melakukan pengamatan meningkatnya DBRM melalui pembelajaran metakognitif (2010), dan pengamatan KBRM dan DBRM melalui pembelajaran pendekatan metakognitif (2014) ditinjau dari kemampuan awal siswa, level sekolah. Dalam penelitian ini yang menunjukkan kebaruannya yaitu melakukan penelitian yang sama dengan penelitian sebelumnya namun dengan melakukan pendekatan yang berbeda yaitu menggunakan Inquiry Terbimbing berbasis scaffolding metakognitif dalam mendukung peningkatan KBRM dan DBRM.

Sumber ; Disini

Esei Kecil : SCIENTIFIC REASONING ASSESSMENT

  SCIENTIFIC REASONING ASSESSMENT Konfografis Biru Ilustratif Gerhana Bulan Infografis Pendidikan oleh Jamiatul Ummah